BusukBuah Menyerang Tanaman Cabe Anda Ini. Obat Cabe Busuk Kering nicholasfox com. Konco Tani HAMA PENYAKIT TANAMAN agri nur blogspot com. CABE BEBAS BUSUK BUAH KLINIK 2018 - Penyakit Busuk Buah Pada Tanaman Cabai Di Sebabkan Oleh Serangan Penyakit Dan Bakteri Yang Mematikan Pengobatan Pengendalian Hama Busuk Buah Tanaman Cabai' 'CARA Menyebabkanbusuk batang pada terong, biasa terjadi pada pangkal batang, maupun pucuk tanaman. Phomopsis vexans. Menyerang bagian daun, batang hingga buah, daun akan berubah menjadi klorotik kemudian layu dengan jaringan yang retak dan sobek (hawar daun). Batang menjadi busuk berwarna coklat, hingga gelap, pecah dan cekung. fnPUcM. Penyebab dan Cara Mengatasi Busuk Buah Pada Tanaman Cabe – Busuk Buah adalah gejala serangan organisme pengganggu tanaman OPT penyebab penyakit. Biasanya penyakit ini sering menyerang tanaman holtikultura terutama pada tanaman cabe. Busuk buah biasanya menyerang cabe yang masih muda, tua atau sudah hampir matang sempurna. Masalah busuk buah pada tanaman cabe harus segera dilakukan pencegahan sedini mungkin untuk mengurangi dampak kerugian pada petani. Karena itu, petani perlu mengetahui penyebab dan cara mengatasi busuk buah pada tanaman cabe. Penyakit busuk buah pada cabe akan sulit dikendalikan jika hama sudah terlanjut menyebar dan meluas. Penyakit busuk buah pada tanaman cabe di kelompokan menjadi dua bagian yaitu penyakit busuk buah di karenakan terinfeksi bakteri, dan penyakit busuk di akibatkan lalat buah. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan dibawah ini. Baca Juga Cara Mengatasi Penyakit Antraknosa Patek Pada Tanaman Cabai. 1. Busuk Buah Cabe Akibat Terinfeksi Bakteri / Busuk Bakteri Busuk bakteri disebabkan oleh serangan bakteri Erwinia carotovora. Umumnya busuk bakteri terjadi pada buah cabe muda cabai hijau dan buah cabe tua cabai merah. Gejala yang ditimbulkan akibat bakteri ini dimulai dari tangkai dan kelopak buah, namun infeksi bisa terjadi pada bagian mana saja dari buah yang terluka. Bakteri Erwinia carotovora menyerang pada bagian dalam buah dan merusak jaringan bagian buah hingga membuat buah menjadi lunak dan berair keruh. Biasanya buah cabe busuk dimulai dari bagian ujung buah hingga merambat keatas dan seluruh bagian daging buah menjadi busuk. Buah yang terinfeksi bakteri ini akan tetap menggantung pada tangkai tanaman seperti kantung berisi air, dan lama kelamaan cairan didalam buah akan keruh dan menetes perlahan hingga habis. Setelah cairan habis maka buah akan mengering dan berwarna transparan. Baca Juga Hama dan Penyakit Tanaman Cabe Cara mengatasi busuk buah karena terinfeksi bakteri ini bisa melakukan beberapa pengendalian, antara lain Gunakan benih unggul yang tahan akan bakteri Lakukan sanitasi lahan dengan selalu menjaga kebersihan lingkungan tanaman Beri jarak tenanaman agar tidak terlalu rapat, terutama pada saat musim hujan Musnakan buah yang terinfeksi bakteri dengan cara membakar atau membuang jauh dari lokasi penanaman Gunakan mulsa plastik untuk mengurangi kelembaban, terutama jika menanam pada musim hujan, Lakukan penyemprotan bakterisida dengan dosis dan cara yang tepat, contohnya agrimycin, agrept, kuproxat, plantomycin atau bactoxyn. 2. Buah Cabe Akibat Lalat Buah Selain karena terinfeksi bakteri, busuk buah pada cabai juga disebabkan karena serangan lalat buah. Lalat buah adalah serangga yang senang menyerang buah yang berwarna kuning kecoklatan dan tubuhnya mirip dengan tawon/lebah. Sedangkan lalat buah yang menyerang tanaman buah cabai adalah jenis lalat buah kelamin betina, bukan lalat buah jantan. Lalat buah menyerang buah cabe yang masih muda maupun buah cabe yang sudah matang atau hampir matang. Baca Juga Budidaya Cabe Merah Keriting Di Polybag Lalat buah betika menyerang buah cabai pada saat memasuki masa reproduksi, ia akan menyimpan telur-telurnya dalam buah cabai. Telur-telur tersebut akan menetas dalam beberapa hari dan menjadi larva. Larva tersebut bertahan hidup didalam buah inangnya dengan memakan daging buah sampai menjadi lalat buah dewasa. Gejala yang muncul akibat lalat buah seperti pada gejala awal serangan, akan muncul ciri-ciri tangkai buah, ujung buah atau bagian tengah buah cabe menguning. Namun jika diperhatikan, pada cabe tersebut ada lubang kecil. Buah cabe yang terserang akan membusuk, sedikit berair dan rontok. Dan jika cabe dibelah, akan ada larva lalat buah yang berbentuk ulat kecil berwarna putih. Pada buah cabe berusia muda, serangan lalat buah dapat menyebabkan buah gugur sebelum lalat menetas, sedang serangan pada cabe usia tua biasanya buah akan bertahan sampai telur menjadi larva hingga akhirnya gugur. Cara mengatasi busuk buah akibat Lalat Buah bisa melakukan beberapa pengendalian, antara lain Tanam cabai jauh dari lokasi penanaman inang lalat buah seperti, timun, terong, tomat atau semangka. Hindari tanam cabai dibekas tanaman timun, terong, tomat atau semangka. Kecuali lahan sudah benar-benar steril dari sisa-sisa tanaman sebelumnya. Pemasangan perangkap lalat buah Lakukan penyemprotan insektisida berbahan aktif profenofos + metomil atau dimetoat + metomil Sebaiknya lakukan penyemprotan pada saat lalay buah aktif , yaitu pagi hari sebelum matahari terik. Baca Juga Cara Budidaya Cabe Merah Keriting Itulah beberapa tips Penyebab dan Cara Mengatasi Busuk Buah Pada Tanaman Cabe. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat dan bisa dijadikan sebagai sumber literasi bagi pembaca. Busuk buah merupakan salah satu penyakit yang menyerang tanaman cabai tanpa mengenal musim dan umur buah. Penyakit yang dapat mengakibatkan penurunan produksi hingga 50% bahkan lebih ini dapat dibagi menjadi 3. Yaitu busuk buah bakteri, busuk buah kering, dan busuk buah karena lalat. Agar Anda dapat terhindar dari busuk buah. Kami akan mengulas beberapa cara ampuh supaya hasil dari tanaman cabai Anda tetap Busuk Buah Antraknosa atau PatekPenyakit busuk buah Antraknosa atau biasa disebut dengan patek adalah penyakit yang sangat meresahkan para petani apabila sudah menyerang tanaman mereka. Meskipun lebih kerap menyerang tanaman cabai, penyakit ini juga menyerang tanaman dari penyakit busuk buah sendiri sering dikaitkan dengan keberadaan jamur. Faktanya, jamur yang aktif berkembang pada daun dan buah dapat menyebar ke seluruh bagian tanaman cabai. Penyakit ini sering menyebar pada buah cabai yang masih muda bahkan tidak jarang sampai buah cabe yang hampir tua. Sehingga mengakibatkan gagal panen. Beberapa jamur yang dapat menyebabkan busuk buah Antraknosa adalah Colletotrichum sp dan Gloeosporium sp. Pada buah cabai, jamur tersebut dapat bertahan di dalam biji selama 9 bulan. Oleh karena itu, penyakit busuk buah Antraknosa sangat sulit untuk dikendalikan apabila di sekitar tanaman yang memiliki kelembaban udara di atas 95% dan suhu udara 32ᵒ C. Gejala Busuk Buah AntraknosaPenyakit ini sangat ditakuti oleh para petani cabai karena serangan penyakit busuk buah Antraknosa. Dapat membuyarkan impian para petani untuk mendapatkan buah yang besar. Bahkan dapat menimbulkan kerugian ekonomi meskipun harga cabai sedang cabai yang terserang jamur Colletotrichum sp. memiliki gejala bercak coklat kehitaman, kemudian akan meluas menjadi busuk lunak. Pada bagian tengah bercak, terdapat kumpulan titik-titik hitam yang merupakan koloni dari jamur tanaman yang terserang jamur Gloeosporium sp. menunjukkan bercak coklat dengan bintik-bintik berlekuk, dan bagian tepi bintik-bintik tersebut berwarna kuning membesar dan Pengendalian Busuk BuahPenyakit busuk buah dapat dicegah dan dikendalikan. Berikut beberapa langkah agar terhindar dari busuk buahPerlakukan biji cabai dengan cara merendam biji dalam air panas 55ᵒC selama kurang lebih 30 menit atau dengan menggunakan fungisida sistem golongan Triazole dan Pirimidin 0,05 – sanitasi rumput, singkirkan rumput di sekeliling tanaman, dan musnahkan buah cabai yang sudah terinfeksi penyakit benih yang terhindar dari patogen pada lahan yang tidak terkontaminasi oleh patogen penyakit patek, baik di persemaian ataupun di cabai dengan varietas genjah untuk menghindari infeksi, yaitu usaha memperpendek periode ekspose tanaman umur produktif suatu tanaman terhadap sumber inokulum mikroorganisme yang masih hidup pada fase pertumbuhan.Melakukan pergiliran tanaman dengan tanaman yang bukan inang Solanaceae tumbuhan berbunga.Memperbaiki aerasi tanah pergantian udara yang ada di tanah dengan udara di atmosfer untuk mencegah genangan air dan membuat bedengan setinggi 40-50 gejala serangan penyakit buah busuk semakin meluas, gunakan fungisida yang efektif dan sudah terdaftar/ busuk buah Antraknosa atau patek disebabkan oleh jamur Colletotrichum sp. dan Gloesporium sp., yang dapat menurunkan hasil produksi hingga 50% bahkan menimbulkan gagal panen. Rawatlah tanaman secara intensif dengan membersihkan gulma yang ada di sekitar tanaman, sehingga buah cabai tidak terkontaminasi penyakit buah busuk. Jika serangan semakin meluas, gunakan fungisida yang sudah terpercaya. baca juga Yuk cari tau, Cara Merawat Tanaman cabe yang benarPenulis Aris Munandar JAKARTA, - Anda yang tengah menanam cabai di rumah perlu ingat bahwa tanaman cabai membutuhkan tanah yang subur dan subur, kelembaban tanah yang memadai, serta cuaca panas yang panjang dan hangat untuk tumbuh subur. Dalam kondisi yang tepat, cabai adalah tanaman yang bebas masalah, tetapi dalam kondisi basah, berkabut atau sejuk, mereka rentan terhadap masalah pertumbuhan dan penyakit yang buruk, termasuk busuk akar. Nah, apa penyebab busuk akar pada tanaman cabai, gejala, serta cara mencegahnya? Dilansir dari Home Guides SF Gate, Sabtu 15/5/2021, berikut ini penjelasannya. Penyebab busuk akar pada tanaman cabai Busuk akar pada tanaman cabai biasanya disebabkan oleh patogen yang ditularkan melalui tanah, yakni Phytophthora capsici. Penyakit ini menyebar melalui air dan paling sering terjadi selama periode hujan lebat. Penyakit tersebut juga bisa muncul di awal musim pada tanaman muda yang terlalu banyak disiram. Penyakit ini menyebar dari satu tanaman ke tanaman melalui daun basah. Gejala Tanda busuk akar yang paling jelas adalah tanaman layu meski tanahnya lembab. Saat penyakit berkembang, batangnya mungkin layu dan mati kembali ke tanah atau seluruh tanaman lada kehilangan daunnya. Jika Anda mencabut tanaman yang terinfeksi, akarnya berwarna cokelat atau menghitam dan mudah hancur. Cara mencegah busuk akar pada tanaman cabai Begitu busuk akar menginfeksi tanaman cabai, penyakit ini biasanya berakibat fatal dan tidak ada pengobatannya. Pencegahan adalah satu-satunya strategi praktis. Untuk mengurangi risiko busuk akar pada tanaman cabai, sirami tanaman muda secara dangkal dan sering. Setelah tanaman cabai tingginya 8 hingga 12 inci, Anda bisa menyiramnya lebih dalam. Sistem selang hujan atau sistem tetes, daripada menyiram di atas kepala, dapat menjaga daun tetap kering, yang membantu mencegah penyebaran penyakit. Sirami pagi-pagi sekali agar daun cepat kering dan hindari bekerja di kebun saat basah. Strategi yang memperbaiki tekstur dan drainase tanah juga dapat membantu. Gali kompos dan pupuk kandang sebelum menanam dan gunakan bedengan jika Anda memiliki tanah liat yang berat. Segera buang semua tanaman yang terinfeksi sebelum penyakit menyebar, dan rotasikan tanaman cabai agar tidak tumbuh di kebun yang sama selama dua tahun berturut-turut. Sumber KOMPAS